oleh

Pastikan Ditangani Dengan Baik, Rudy Kunjungi Lokasi Kebakaran di Kerung-kerung  Maccini Baru

-Makassar-398 Dilihat

gemanews.id-Makassar – Pj Wali Kota Makassar Prof Rudy Djamaluddin meninjau langsung lokasi kebakaran di Jl. Maccini Baru Kerung-Kerung, Senin (29/6).

Rudy mengatakan kehadirannya di tempat tersebut sebagai wujud kehadiran pemerintah, sekaligus memastikan segala kebutuhan dasar masyarakat yang menjadi korban bisa terpenuhi sementara dan telah ditangani dengan baik.

“Tidak ada yang menghendaki musibah. Tapi mari kita mengambil hikmah di baliknya. Tujuan Kami di sini untuk memastikan dan memberi semangat keluarga kita yang sedang berduka dan memastikan kebutuhan-kebutuhan dasarnya itu bisa tercukupi untuk sementara,” ucapnya.

Rudy terlihat mengecek kesiapan dapur umum termasuk segala bahan makanan dan peralatannya. Selain itu ia juga tampak menyerahkan bantuan berupa sarung dan obat-obatan.

Kebakaran yang terjadi kemarin siang ini menghanguskan 7 rumah yang dihuni 16 kepala keluarga. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian materil ditaksir hingga ratusan juta rupiah.

Pj Wali Kota juga tak luput mengucapkan terima kasih kepada anggota DPRD Makassar, Fasruddin Rusli yang turun ke lokasi untuk menemui warga.

Sementara itu, Camat Makassar, Andi Ardi Zulham menyampaikan sejauh ini warga yang terdampak seluruhnya sudah dievakuasi. Mereka disiapkan tenda darurat di dua lokasi sekitar lokasi kebakaran dan di halaman Kantor Polsek Makassar.

“Sejak tadi malam bantuan masuk di posko lokasi kebakaran sudah ada baik itu dari warga maupun komunitas-komunitas masyarakat. Alhamdulillah masyarakat sangat berterima kasih hari ini Pak Wali juga masuk dan memberi bantuan bahan makanan, sarung, dan sebagainya,” jelasnya.

Dari laporan yang diterimanya, kebutuhan dasar korban hingga makanan sehari-hari menurut Saha sudah tercukupi hingga saat ini.

Akbar Polo Menambahkan  Warga Dilanda  musibah kebakaran sangat membutuhkan uluran tangan  dermawan untuk membantu beban Korban kebakaran tersebut(**)