oleh

Perjuangan Dewi Sartika Dalam Pendidikan, Astri Ivo Terpilih Sebagai Ketua BEM FISIP UPRI Makassar

Gemanews.id-Makassar-Setelah melewati Musyawarah Besar dan pemilihan ketua BEM. Astri Ivo mahasiswa administrasi terpilih menjadi ketua BEM pada pemilu raya LEMA FISIP UPRI 2020, Senin( 14/12/2020).

Perempuan kelahiran Sidrap ini merupakan sosok yang memiliki kemampuan kepemimpinan yang sama baik. Background organisasi, dan aktivis sosial ini punya rasa empatinya terhadap siapapun sehingga menjadikan
Perempuan ini terpilih pada pemilihan tersebut.

Pemilihan ini hanya diikuti satu Paslon saja yaitu Astri Ivo. Bagi Ivo meskipun tidak ada kandidat yang mencalonkan atau sebagai lawannya, tetap dirinya menjalankan kompetisi yang sebagaimana mestinya dikarenakan dirinya telah mengikuti tahap studi kasus dan tanya- jawab dengan peserta pemilih.

Irwan sebagai Ketua Pemilih menambahkan, pemilihan ini tetap ada namun sesuai permintaan forum dilakukan aklamasi da yang namanya tanya- jawab dengan peserta pemilih agar mereka dapat mengukur sejauh mana kemampuan dari calon kandidat BEM FISIP UPRI.

Pada saat pemaparan Visi dan misi Ipo menyampaikan beberapa perihal persoalan fenomena yang dilihatnya di kepengurusan yang kemarin sehingga visi dan misinya menjelaskan kemampuan berpikir kritis sangat dibutuhkan bagi seorang pemimpin maupun orang yang dipimpinnya.

” Kemampuan berpikir kritis adalah dimana kita dapat menempatkan akal kita agar dapat membedakan antara kebenaran dan tidak sehingga kita dapat mengevaluasi, menerapkan, menganalisa, pengetahuan, dan secara keseluruhan sehingga adanya sikap yang saling terbuka dan. Kejujuran diantara pengurus BEM fisip itu sendiri. Kurangnya intelektualitas dapat menurunkan kemampuan berpikir mahasiswa dan semangat berlembaga menjadi hambatan yang saya lihat selama ini,” Ujar Astri Ivo.

” Adanya sekat menyekat antara sesama pengurus sehingga ada sikap diskriminasi dan kurang berempati dengan orang lain dilingkup Fisip UPRI,” Tandasnya.

Dalam Pemilihan tersebut Astri Ivo terpilih secara aklamasi oleh forum namun Astri Ivo tetap menjalankan mekanisme pemilihan seperti: pemaparan visi misi, Studi kasus, dan tanya- jawab. Dihadiri 28 peserta pemilih.

Pertanyaan dilontarkan kepada Ivo menyoal apakah perempuan layak menjadi pemimpin?

Astri Ivo mengatakan, Untuk perempuan diluar sana, jangan patah semangat buktikan bahwa perempuan juga layak menjadi seorang pemimpin. Ingat bagaimana dahulu Raden Ajeng Kartini dalam usahanya memperjuangkan hak wanita mendapatkan pendidikan setinggi tingginya dan diberikan kesempatan untuk menerapkan ilmu yg dimiliki agar tidak direndahkan derajatnya.

Pertanyaan kedua, Sebagai seorang pemimpin Anda akan dihadapkan pada berbagai macam masalah yang menimbulkan tekanan, bagaimana cara Anda mengatasi tekanan tersebut?

” untuk menjadi seorang pemimpin harus tegas tapi tetap bersikap adil. Hadapi setiap masalah, entah masalag apapun itu. Cari jalan keluarnya dan yang paling pasti berani mengambil resiko terhadap sesuatu yang dilakukan demi kepengurusan. Dalam menjaga hubungan yang baik maka diperlukan komunikasi yang baik,” jawabnya.

Namun ada tambahan bahwasanya, kepada teman- teman. Pilihlah calon yang menurut kalian pantas menjadi ketua, bukan pada intervensi luar, tapi sesuai hati nurani.

” Untuk yang sudah memilih saya, Terima kasih banyak atas kepercayaanya. Bismillah, yakin usaha sampai, visi yg saya susun terealisasikan. Aamiin,” tambahnya.

Nur Azizah, salah satu peserta pemilih memastikan pemilihan dilaksanakan secara demokrasi.

Ia berharap, semoga BEM FISIP UPRI Periode 2020/2021 bisa memegang amanah dan tanggun jawab sebagai ketua BEM FISIP UPRI MAKASSAR.
” Semoga bisa membawa perubahan yang lebih baik untuk BEM,” tuturnya.

Penulis : Ali Hanapi
Editor   : Morgan

Post Terkait