oleh

Hasil Rakor, Shalat Idul Fitri 1442 H Tidak Bisa Digelar di Lapangan Pasangkayu

-Sulselbar-196 views

Pasangkayu,- Dalam rangka pelaksanaan Perayaan hari raya Idul Fitri 1442 H/2021 Hijriyah dan berkaitan pencegahan Covid-19 di Sulawesi Barat, pihak muspida pasangkayu menggelar Rakor dengan agenda pencegahan peningkatan penyebaran Covid-19 di masa Mudik dan menjelang Idul Fitri 1442 H/2021 di Kab. Pasangkayu Sulbar.

Rakor dilaksanakan di Ruang rapat Kantor Bupati Pasangkayu, Jalan. Ir. Soekarno Hatta, Kel. Pasangkayu Kec. Pasangkayu Kab. Pasangkayu Sulbar. kepada Gemanews.id,Selasa 04/5/2021, dihadiri semua pejabat serta instansi terkait yang diantaranya :

H. Yaumil Ambo Djiwa SH (Bupati Pasangkayu), DR. Hj. Herny Agus Ambo Djiwa S.Sos M.Si (Wakil Bupati Pasangkayu), Letkol Inf. Novyaldi,SE (Dandim 1427/ Pasangkayu), AKBP Leo Hamonangan Siagian SIK.M.Sc (Kapolres Matra ), DR. Firman.,S.Pi., MP (Sekretaris Daerah), Hj. Alwiaty, SH. (Ketua DPRD Kab. Pasangkayu), S Patandiana (Mewakili Kajari Pasangkayu), Adhe Aprianto SH (Hakim Anggota mewakili Kepala Pengadilan Negeri Pasangkayu), DR. H. Maslim Halimin M.A (Ketua MUI Pasangkayu), H. Mustaf Tangali S.Ag M.A (Ka Kemenag Pasangkayu), Samhari.,skm (Dinas Kesehatan), Nasrum, S.Pd, M.Pd (Badan Satpol PP Dan Damkar), Muliadi Halim, S.Pd, M.Si (Badan Penanggulangan Bencana), Andi Rahmat, S.sos (Ka Kesbang Pol), Abdul Rahman Rauf. (Mewakili Kadis Perhubungan), Tanwir Miliansyah S.E.,M.Si. (Ketua PHBI).

Pada pelaksanaan Rakor H. Yaumil Ambo Djiwa SH (Bupati) menyampaikan kesimpulan bahwa pelaksanaan sholat idul Fitri tidak di laksanakan di lapangan terbuka untuk mencegah penyebaran penularan Covid-19 bahwa pelaksanaan sholat ID di laksanakan di masjid dan musholla yang ada di Daerah maupun Desa-desa.

“Untuk di Daerah batas di dalam pemeriksaan orang yang lewat baik itu yang menggunakan kendaraan roda 2 maupu roda 4 di perbatasan harus harus sesuai dengan peraturan yang ada yaitu prokes”. Kata Bupati.

Di tempat yang sama Dandim 1427/ Pasangkayu Letkol Inf. Novyaldi, SE mengatakan bahwa pihak Kodim 1427/Pky, menyarankan untuk Sholat Idul Fitri1442 Hijriah, sebaiknya di laksanakan di Masjid dan Mushollah, karena di Masjid/ Musholla sudah ada batas atau jarak yang telah di tentukan.

“Apa bila sholat Idul Fitri 1442 H, di laksanakan dilapangan tentu akan bisa berpengaruh, dan mengganggu fasilitas umum seperti jalan adanya penumpukan kendaraan susah di hindari kalau untuk kerumunan tetapi kalo di Masjid/Musholla sudah disiapkan batas dan jarak sesuai standar pertokol kesehatan Covid-19”. Tandanya

Hal senada juga disampaikan Kapolres Matra AKBP. Leo Hamonangan Siagian SIK.M.Sc, bahwa untuk di daerah batas yang boleh lewat hanya ibu hamil orang sakit dan mobil logistik yang bisa lewat di daerah batas dan yang bekerja sebagai buruh antar provinsi

“Aturan di perbatasan akan di perketat sesuai dengan aturan yang di keluarkan oleh pemerintah seperti dengan membawa surat repit yang boleh lewat”. Terangnya

Sementara untuk pelaksanaan sholat IED akan sesuai dengan anjuran pemerintah dan di perbolehkan di lapangan terbuka tetapi menurut keputusan Bupati di laksanakan di masjid dan walaupun pelaksanaan sholat IED di laksanakan di masjid juga tetap harus mematuhi protokoler kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah pusat maupun daerah.

“Kami berharap kepada masyarakat pada saat kita di berikan kelonggaran harus tetap mematuhi prokes dan kami meminta kepada pemerintah Daerah harus di intruksikan kepada camat dan kepala desa agar pelaksanaan sholat idul Fitri di laksanakan di masjid dan musholla yang ada”. Harap Kapolres Matra.

Sementara itu Mewakili Ka Kejari. S Patandiana juga angkat bicara dan setuju dengan usulan Dandim dan Kapolres untuk melaksanakan sholat ID di Masjid-masjid akan harus melakukan edukasi dan pemberi tahuan kepada masyarakat biar masyarakat kita mengetahuinya apa yang kita sepakati bersama di sini.

Persetujuan juga datang dari kantor kementrian agama yang sepakat untuk sholat ID di laksanakan di masjid sesuai dengan harapkan agar dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Papar H. Mustafa Tangali S.Ag M.A selaku (Ka Kemenag Pasangkayu) dalam

“Kami dari kemenag tetap akan berupaya mensosialisasikan dan menyampaikan ke masyarakat untuk tetap melaksanakan sholat ID tetap di laksanakan di masjid melalui penyuluh agama yang ada di kementrian agama”. Katanya.

Bahkan persetujuan juga datang Ketua MUI Pasangkayu yang menerangkan bahwa pemerintah dapat mengambil langkah atau memiliki kewenangan untuk memutuskan bahwa pelaksanaan sholat ID di laksanakan di lapangan maupun di masjid itu tidak masalah tergantung pemerintah Daerah.

“Kami MUI meminta kepada pemerintah kalaupun kita melaksanakan sholat ID dilaksanakan di masjid jangan di patok cuman 12 masjid tapi semua Masjid dan Mushola harus di buka semua karena kalau di patok cuman 12 masjid pasti tidak muat”. Ucapnya.

Sementara Badan Satpol PP Dan Damkar. Nasrum, S.Pd, M.Pd mengungkapkan bahwa pihaknya meminta harus betul-betul mematuhi protokoler kesehatan, karena rawan penularan Covid-19.

“Untuk di perbatasan kadang-kadang tidak sesuai apa yang kita bahas di ruang rapat, dengan yang ada di lapangan karena kalau di lapangan pasti banyak kendala- kendala yang di hadapi oleh anggota yang bertugas di daerah batas. Tandas Nasrum.

Sementara itu Tanwir Miliansyah S.E.,M.Si. selalu (Ketua PHBI) mengatakan bahwa pihaknya memang awal kemarin menetapkan cuman 12 masjid yang bisa di gunakan untuk sholat Idul Fitri namun dengan kesepakatan di rapat ini di gunakan semua masjid dan mushollah sesuai kesepakatan bersama.

Di akhir sesi Rapat Sekretaris Daerah DR. Firman.,S.Pi., MP menyimpulkan bahwa Semua OPD yang terlibat diminta untuk hadir di Polres guna melakukan apel gelar Pasukan dan mengetahui siapa berbuat apa biar jelas sesuai arahan.

Dirinya juga meminta kepada BPBD agar sekiranya membuat standar operasional sesuai dengan standar nasional dan sesuai dengan instruksi pemerintah pusat

Diketahui kegiatan rakor selesai dengan aman dan lancar dengan catatan keputusan Satgas Covid-19 segera mengeluarkan surat edaran bahwa pelaksanaan pelaksanaan Sholat Idul Fitri dilaksanakan di masjid atau Mushola.(**)

News Feed