oleh

Plt Kadis Disdik Sulsel, Disdik Sulsel Mengupayakan Perbaikan Sarana Pendidikan, Terdampak bencana alam

-Nasional-456 Dilihat

Gemanews.id-Makassar-Ratusan Kepala SMKN se Sulsel mengikuti rapat pemantapan program SMK yang berlangsung di Gedung Guru HM.Jusuf Kalla Kompleks Kantor Disdik Sulsel Kamis, 3 Pebruari 2022.

Plt Kadisdik Sulsel H.Imran Jausi, M.Pd pada kesempatan tersebut mengungkapkan bahwa, kondisi keuangan Disdik Sulsel terus diupayakan untuk mengupayakan perbaikan sejumlah sarana pendidikan yang mengalami kerusakan di sebabkan bencana alam, karena itu Imran Jausi yang juga Kepala BKD Sulsel ini berharap kepada Inspektorat untuk mengupayakan bantuan belanja yang tidak terduga.

Selain itu, hal lainnya adalah soal kapal latih SMK. Menurutnya, setelah kami menganalisa kondisi kapal perlu ada sumber pembiayaan yang paling mungkin adalah titik-titik jika kita menginginkan ada perubahan.

Kita berharap CSR jika ada jaminan maka kita usahakan melalui cara dan melihat kondisi keuangan.

Kami sudah menyerahkan dalam rapat mudah-mudahan itu bisa disetujui untuk bantuan.

Sebagai informasi SMK Negeri 11 yang kena angin puting beliung itu juga harus di masukkan dalam belanja atau pendanaan, itu tidak termasuk SMK Negeri 4 Sinjai yang gedungnya sudah retak itu juga kami masukkan.

Sementara biayanya untuk kapal sangat variatif untuk SMKN 9 Makassar anggarannya kisarannya 400 hingga 700 juta dan Bulukumba 500 juta.

Ini artinya upaya Dinas Pendidikan untuk memastikan bahwa sarana belajar termasuk sarana produksi kapal-kapal itu sebelum nanti kita ke depan dengan memikirkan bagaimana mengelola ini apakah masih tetap di sekolah atau mungkin kita satukan sehingga usaha yang dipikirkan oleh teman-teman kita.

Insya Allah mudah-mudahan ini disetujui dan segera kita perbaiki dan saya tidak akan membiarkan hal ini berlarut-larut, tandas Imran Jausi.

Sementara Tim TGUPP Sulsel Prof Hamzah Upu mengatakan bahwa, ada beragam masalah di SMK sekarang produknya sudah cukup menjanjikan dan lumayan tetapi tidak tahu mau dikemanakan produk-produk tersebut.
Prof Hamzah mencontohkan SMKN 8 Makassar dengan berbagai produknya yang sudah dihasilkan itu itu memang sudah ada kerjasama dengan pihak perusahaan atau hotel dan sebagainya yang kita harapkan memang setiap SMK harus terus menggenjot untuk melakukan kerjasama dengan pihak-pihak dunia usaha dan industri dan ini merupakan suatu hal yang mutlak dilakukan karena persoalan hilirisasi jangan sampai produknya sudah banyak tetapi menumpuk tidak tahu mau dikemanakan.

Saya kira ini kerjasama bagaimana dalam pemasaran produk-produk tapi yang penting mau dikemanakan produk tersebut.

Hadir dalam acara Prof Arsmunandar, Prof Heri Tahir,Prof Burhanuddin Arafah, Sekdisdik Sulsel Drs.Harpansa,MM, Kabid SMK Dra.Ernawati, M.Pd serta Mustafa Tope selaku moderator.(**)