oleh

Rakyat Bersatu Lawan Kebijakan Walikota Makassar, Dinilai Melawan Aturan Menpan RI

Gemanews.id-Makassar-Gerakan mantan pegawai honorer terzalimi Pemkot Makassar Bersama Rakyat menyatakan bakal kembali menggelar demonstrasi tolak kebijakan Walikota Makassar Danny Pomanto,yang nilai melawan aturan mempan RI.Pernyataan itu muncul setelah tuntutan pegawai honorer belum terpenuhi dalam aksi unjuk rasa yang digelar bulan Desember dekat ini.

Aliansi yang terdiri dari Keluarga pegawai honorer hingga rakyat itu juga berjanji bakal menyiapkan aksi besar-besaran.

“Kami tidak akan berhenti sebelum ada kejelasan dari walikota Makassar, tapi kami terus akan konsolidasi perlawanan di Makassar tutur Wakil Sekertaris DPP Gempar Nkri Sabtu (10/12).

“Pernyataan kepada rezim hari ini, hati-hati dengan rakyat. Kalau rakyat sudah marah jangan pernah salahkan rakyat, tapi salahkan penguasa yang tidak mendengarkan apa yang menjadi aspirasi rakyat,” lanjutnya.

Terkait aksi lanjutan, Ketua Aksi menyatakan unjuk rasa bakal kembali digelar pada Desember. Demonstrasi tersebut diklaim bakal digelar dalam jumlah yang lebih besar dibanding hari-hari sebelumnya.

Askari juga menjelaskan massa dari Rakyat Terzalimi, pegawai Honorer Pemkot Makassar bakal menggelar konsolidasi untuk persiapan demo lanjutan.

“Kami bertekad, (kami) akan turun aksi yang lebih besar dari sebelumnya.

“Dan mengundang kepada seluruh rakyat untuk hadir dalam aksi demo pada bulan desember. lanjutnya.

Hal ini tambahkan Wakil Sekertaris DPP Gempar Nkri kepada awak media,dirinya sangat prihatin dengan perlakuan Walikota Makassar Danny Pomanto dari adanya Laskar pelangi dikorbankan pegawai honorer sudah lama mengabdi.(**)