Gemanews.id-Pangkep-Sulawesi Selatan — Tim Rescue Direktorat Samapta (Dit Samapta) Polda Sulawesi Selatan diterjunkan untuk mendukung misi kemanusiaan dalam operasi pencarian dan pertolongan (SAR) korban pesawat jenis ATR 42-500 yang mengalami kecelakaan digunung Bulusaraung Pangkep Sulawesi Selatan
Keterlibatan Tim Rescue Dit Samapta Polda Sulsel dan Rescue Sat Brimob, Pol Air, polres Pangkep, Polres Maros serta tim DVI, tim IT merupakan bagian dari upaya terpadu bersama unsur SAR gabungan dalam mempercepat proses pencarian sekaligus memastikan keselamatan seluruh personel di lapangan.

Informasi tersebut dibenarkan oleh salah satu anggota Tim Rescue Dit Samapta Polda Sulsel, AKP Syarifuddin Mado
Ia mengatakan bahwa personel yang diterjunkan telah dipersiapkan dengan kemampuan khusus serta perlengkapan yang memadai untuk mendukung operasi di medan yang memiliki tingkat kesulitan tinggi.
“Benar, Tim Rescue Dit Samapta Polda Sulsel dilibatkan dalam misi kemanusiaan pencarian korban pesawat ATR 42-500,” ujar AKP Syarifuddin Mado kepada awak media, Rabu malam (21/1/2025).

keterlibatan unsur kepolisian ini merupakan wujud sinergi lintas instansi dalam operasi SAR, dengan tujuan mempercepat penanganan korban serta meminimalisir risiko bagi seluruh petugas yang terlibat.
Sementara itu, Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro memberikan apresiasi atas kinerja dan dedikasi anggotanya yang terlibat langsung dalam misi kemanusiaan tersebut. Ia juga mengapresiasi keberhasilan tim gabungan dalam melakukan evakuasi korban pertama dan kedua melalui jalur tebing yang memiliki medan ekstrem.
Hingga berita ini diturunkan, kedua korban sudah tiba di Posko DVI dan proses pencarian masih terus berlangsung.
Aparat gabungan dari berbagai instansi terkait tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, keselamatan, serta koordinasi yang solid dalam pelaksanaan operasi SAR(**)
