oleh

Andi Utta – Andi Makmur Dinilai Paket Ideal Di Pilkada Bulukumba

-Politik-658 Dilihat

Gemanews.Id. Bulukumba – Jika selama ini, pada setiap perhelatan pilkada di sejumlah daerah di Sulsel, seperti Makassar, Bulukumba, Sinjai dan Jeneponto, nama seorang pengusaha sukses H.Andi Muchtar Ali Yusuf, dikenal publik banyak berkontribusi sebagai penyandang dana maka menghadapi Pilkada Serentak tahun 2020 ini, putra kelahiran Tanete Kec. Bulukumpa Kab. Bulukumba Sulsel ini dipastikan tak ingin lagi menjadi seorang ‘pelatih’ tetapi bulat akan menjadi eksekutor sebagai ‘pemain’.

“Yang lalu-lalu itu, memang posisi saya sebatas jadi pelatih, sekarang dengan melihat ‘wajah’ pembangunan Bulukumba yang stagnan, ya saya nyatakan siap untuk maju dan menjadi pemain,” ujar Haji Andi Utta, saat bersilaturrahim ratusan warga dari wilayah Bulukumba Timur (Bultim) yakni Kajang, Herlang dan Bontotiro, berlangsung di bibir pantai kawasan pembangunan usaha PT. Amaly, poros pintu masuk Pelabuhan Larea-rea Kota Sinjai, Senin (2/3/20).

Dihadapan warga yang merupakan pendukung dan simpatisan kandidat Balon Wabup Bulukumba H. Andi Makmur Karim Krg. Kollang, CEO PT. Amaly yang mengelola 12 perusahaan itu mempertegas dirinya akan maju di Pilkada Bulukumba, dengan nawaitu yang ikhlas untuk memaju-kembangkan tanah kelahirannya 2 X lebih baik dari sekarang.

Selain, ingin memberi nilai tambah untuk kesejateraan hidup masyarakat, dengan cara mengubah ‘mindset’ atau pola pikir, apakah itu dalam bersikap, berbisnis atau yang lainnya.

“Intinya, kalau kita ingin maju tentu harus bekerja profesional, mesti konsis dan punya komitmen dan tidak boleh malas apalagi apatis. Itulah pentingnya mengubah mindset untuk memajukan Bulukumba. Insya Allah, jika rakyat nantinya memberikan mandat, yang saya lakukan adalah memberdayakan potensi SDA yang ada, memberi peluang seluasnya untuk berusaha dengan cara mempermudah izin dan bukan membebani. Artinya, regulasi-regulasi atau izin usaha yang selama ini menghambat kita pangkas, kalau perlu digratiskan sehingga siklus ekonomi sehat dan lancar,” terang Andi Utta, yang sukses menekuni bisnisnya selama 35 tahun itu.

Dari aspek SDM aparat, ditegaskan anak ketiga dari 11 orang besaudara ini, akan menempatkan aparat berdasar pada hasil kinerja dan kompetensi sesuai background yang dimiliki, bukan karena efek kedekatan atau interes tertentu.

“Sekali lagi, jika saya diamanahkan memimpin Bulukumba, pola-pola lama yang merusak sistem, itu yang kita sikat. Contohnya, sarjana teknik tidak boleh masuk ke lingkup kesehatan, pemain volly tidak bisa dipaksa untuk main bola, inilah kebijakan yang keliru. Mestinya, terapkan The Right Man in The Right Place, itu baru kerja yang profesional. Nah, yang membenahi seperti ini nanti, tentu peran seorang wakil bupati, dari seorang birokrat, seperti sosok Andi Makmur, apalagi saat ini saya tengah ‘berpacaran’ mudah-mudahan bisa berakhir dipelaminan atau berjodoh, ” pungkas Andi Utta, disambut aplaus ratusan warga, di ruang terbuka lantai dua kawasan Amaly Coffee Sinjai.

Sekedar diketahui, kehadiran ratusan warga Kajang, Herlang dan Bontotiro ini, yang didalamnya hadir beberapa mantan kades, kepala dusun, tokoh agama, pemuda, tomas dan Ibu-Ibu Majelis Taklim, atas undangan Balon Bupati Bulukumba H.Andi Muchtar Ali Yusuf yang diinisiasi putra daerah yakni Andi Aspar Samad.

Kandidat Andi Utta sendiri, jelang tarung politik Pilkada Bulukumba 2020 ini, sangat diidolakan serta menjadi inspirasi dan harapan baru masyarakat Bulukumba hingga dijuluki sebagai ‘the dark horse’ untuk memenagkan suksesi di daerah Bumi Panrita Lopi.

Selain itu, pengusaha yang sudah ‘go international’ ini bulat meramaikan kontestasi Pilkada untuk menggantikan posisi Andi Muh Yusuf, adik kandungnya yang dianggap masih lemah dari hasil survei, karena memang keterpanggilan hati nuraninya Andi ingin membangun dan mewakafkan diri untuk kepentingan Bulukumba secara universal.

Terkait parpol yang bakal jadi pengusung, meski Andi Utta enggan menyebut, tapi sejumlah informasi yang himpun masyarakat Bulukumba

Penulis : Asrul

Editor   : Morgan