Ad imageAd image

PJI Sulsel: MBG Ladang Bisnis Legislator Sulsel, Wajib Diaudit

admin
By admin 78 Views Add a Comment
Keterangan Gambar: Humas DPD PJI Sulsel,Zhoel,SB

Gemanews.id-SINJAI — Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Sulawesi Selatan menyoroti keras polemik pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sinjai. Program strategis nasional tersebut ditegaskan tidak boleh diselewengkan menjadi ladang bisnis, terlebih jika melibatkan pihak yang memiliki jabatan politik.

Pernyataan ini disampaikan melalui Humas PJI Sulsel, Dzoel SB, menyusul dugaan penyajian makanan tidak layak konsumsi oleh Dapur Sanjai, yang diketahui dimiliki Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Demokrat, Heriwawan.

“MBG adalah program mulia Presiden Prabowo Subianto untuk masa depan anak-anak Indonesia. Jika di lapangan justru ditemukan makanan busuk dan tidak layak konsumsi, itu merupakan kelalaian serius dan tidak bisa ditoleransi,” tegas Dzoel SB, Kamis (29/1/2026).

Ad imageAd image

Dzoel menegaskan bahwa tugas dan fungsi DPR jelas: legislasi, penganggaran, dan pengawasan. DPR tidak bertugas mengelola program MBG atau menyajikan makanan anak-anak.

“Namun kenyataannya, di Sinjai ada anggota DPR yang diduga menguasai dapur MBG. Ini jelas menimbulkan konflik kepentingan karena program strategis nasional untuk kesejahteraan anak-anak justru dikuasai oleh pejabat legislatif untuk kepentingan pribadi atau politik,” tambahnya.

Menurut Dzoel, keterlibatan legislator aktif dalam pengelolaan dapur MBG harus diaudit secara menyeluruh.

Ad imageAd image

Program negara tidak boleh dijadikan ladang bisnis yang mengorbankan kesehatan dan keselamatan anak-anak.

PJI Sulsel menilai keluhan dari sejumlah sekolah penerima manfaat MBG di Sinjai sebagai alarm serius bagi pemerintah. Laporan lapangan menunjukkan lauk ayam yang diterima siswa berbau tidak sedap dan diduga sudah membusuk.

Proses penyajian dan distribusi makanan juga dinilai tidak higienis, seperti kuah makanan yang tercampur dengan buah dalam satu kemasan.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan kebijakan strategis nasional yang diinisiasi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk meningkatkan gizi, kesehatan, dan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

Presiden Prabowo menegaskan MBG bukan sekadar proyek anggaran, melainkan investasi jangka panjang bangsa yang harus dijalankan dengan integritas, tanggung jawab, dan nurani.

“Setiap rupiah uang negara untuk anak-anak Indonesia harus benar-benar sampai dalam bentuk makanan yang sehat, layak, dan bermartabat,” tegas Presiden Prabowo.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi atau klarifikasi dari Heriwawan maupun pihak pengelola Dapur MBG Sanjai terkait dugaan tersebut.(**)

Share This Article
Leave a review