Ad imageAd image

DPD PJI Sulsel Desak Walikota dan Wawali Makassar Ambil Sikap Tegas Soal Pemecatan Honorer di Era Danny Pomanto 

admin
By admin 755 Views Add a Comment

Gemanews.id-Makassar — Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Jurnalis Indonesia (DPD PJI) Sulawesi Selatan, Rahman Rizal, mendesak Walikota Makassar Munafri Arifuddin dan Wakil Walikota Aliyah Mustika Ilham untuk mengambil sikap tegas terhadap pemecatan sejumlah tenaga honorer yang telah lama mengabdi di lingkup Pemerintah Kota Makassar.

Menurut Rizal, pemecatan secara sepihak dan tidak manusiawi itu terjadi di masa kepemimpinan Walikota sebelumnya, Danny Pomanto, melalui tindakan mantan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Makassar, Akhmad Namsum.

“Pemecatan itu mencerminkan tidak adanya rasa kemanusiaan dan etika terhadap para honorer yang telah lama mengabdi. Mereka diberhentikan secara semena-mena tanpa mempertimbangkan jasa dan pengorbanan yang telah mereka berikan kepada Pemkot Makassar,” ujar Rizal saat dihubungi awak media melalui pesan WhatsApp, Sabtu (26/7/2025).

Ad imageAd image

Rizal juga menyebutkan bahwa para korban yang dikenal dengan sebutan “Korban Laskar Pelangi Pemkot Makassar” telah berupaya bangkit dan mengikuti seleksi PPPK tahap kedua yang dilaksanakan di Kampus UNM Makassar. Namun, ia menilai bahwa itu tidak cukup untuk menggantikan ketidakadilan yang mereka alami.

“Kami meminta Walikota dan Wakil Walikota saat ini, Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham, untuk tidak menutup mata. Kalau memang betul mereka menghargai perjuangan para honorer ini, maka sudah saatnya mereka dikembalikan untuk bekerja di Pemkot Makassar,” tegas Rizal.

Ia pun menyinggung dugaan bahwa pemecatan tersebut bermuatan politis karena para honorer tersebut mendukung Munafri Arifuddin sejak awal pencalonan sebagai Walikota Makassar.

Ad imageAd image

“Masa setelah mereka dipecat, Anda semua hanya diam saja, cuek, seakan tak peduli. Di mana nurani seorang pemimpin jika mereka yang dahulu mendukung Anda justru sekarang kehilangan pekerjaan karena menjadi korban kebijakan yang tidak adil?” pungkas Rizal.

Penulis: Akpol

Share This Article
Leave a review