Ad imageAd image

Camat Bontoa Respon Cepat Kondisi Lansia Tinggal di Rumah Tidak Layak Huni

admin
By admin 267 Views Add a Comment

Gemanews id-MAROS — Pemerintah Kecamatan Bontoa merespons cepat terkait viralnya kondisi seorang warga lanjut usia bernama Sapinah (65) yang diketahui tinggal seorang diri di rumah yang diduga tidak layak huni di Desa Tunikamaseang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros.

Camat Bontoa, Baso, SE, MSi, menjelaskan bahwa pihak kecamatan sebelumnya telah mengambil langkah dengan melaporkan kondisi rumah Sapinah kepada instansi terkait.

Hal ini juga sudah kami sampaikan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Maros pada November 2025 untuk diusulkan masuk dalam program bedah rumah tidak layak huni.

Ad imageAd image

“Kami dari pemerintah kecamatan Bonto sudah melaporkan kondisi rumah Ibu Sapinah ke Dinas PUPR Maros pada November 2025 untuk diusulkan program bedah rumah. Mudah-mudahan pada tahun 2026 ini bisa terealisasi,” ujar Baso saat dikonfirmasi Via WhatsApnya Kamis,15/1/2025.

Selain upaya pengusulan perbaikan rumah, Baso juga menyampaikan bahwa Sapinah telah menerima sejumlah bantuan sebagai bentuk perhatian pemerintah. Di antaranya, Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) sebesar Rp300 ribu per bulan serta bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Maros.

Menurutnya, pemerintah kecamatan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait agar kebutuhan dasar warga lansia yang hidup sendiri tersebut tetap terpenuhi, sembari menunggu realisasi program perbaikan rumah.

Ad imageAd image

Pemerintah Kecamatan Bontoa mengimbau masyarakat untuk tetap melaporkan kondisi warga yang membutuhkan perhatian khusus agar dapat segera ditindaklanjuti melalui mekanisme yang berlaku.(**)

Share This Article
Leave a review