Ad imageAd image

Satu Tahun CS–TA Pimpin Maros, Syukuran Ramadhan Diwarnai Paparan Capaian

admin
By admin 200 Views Add a Comment

Gemanews.id-MAROS — Pemerintah Kabupaten Maros menggelar syukuran dan buka puasa bersama dalam rangka peringatan satu tahun kepemimpinan Bupati Chaidir Syam dan Wakil Bupati Muetazim Mansyur (CS–TA), Jumat (20/2/2026).

Kegiatan yang bertepatan dengan 2 Ramadan 1447 H itu dipusatkan di Gedung Serba Guna Kabupaten Maros.

Momentum ini dinilai simbolis karena tepat satu tahun sejak pasangan CS–TA dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto untuk masa jabatan 2025–2030. Selain itu, pemilihan hari kedua Ramadan disebut selaras dengan nomor urut dua yang diusung pasangan tersebut saat kontestasi politik.

Ad imageAd image

Acara dihadiri unsur pemerintah daerah mulai dari kepala desa, lurah, camat, kepala OPD, anggota DPRD Maros, hingga anggota DPRD Sulsel dari daerah pemilihan Maros. Hadir pula ulama kharismatik Muh. Faried Wadjedy, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, serta pimpinan lembaga dan organisasi kepemudaan.

Tekankan Penurunan Stunting
Dalam sambutannya, Chaidir Syam menyampaikan rasa syukur atas capaian satu tahun pemerintahan CS–TA.

Ia mengapresiasi dukungan masyarakat dan jajaran Pemkab Maros yang dinilai berkontribusi terhadap berbagai indikator pembangunan.

Ad imageAd image

Salah satu capaian yang disorot adalah penurunan angka stunting di Maros dari 32,40 persen pada 2024 menjadi 22,40 persen pada 2025. Menurut Chaidir, penurunan tersebut merupakan hasil kerja kolaboratif lintas sektor.

“Angka ini menunjukkan kerja keras dan upaya berkesinambungan seluruh pihak,” ujarnya.

Infrastruktur dan Layanan Kesehatan

Di sektor kesehatan, Pemkab Maros melaporkan pembangunan Rumah Sakit Camba dan Rumah Sakit dr. La-Palalloi.

Kehadiran RS Camba disebut untuk mendekatkan akses layanan kesehatan bagi warga di wilayah Camba, Mallawa, dan Cenrana.

Pemerintah daerah juga meresmikan Jembatan Minasa Upa Bontoa dan Jembatan Arra–Damma di Tompobulu dengan nilai proyek sekitar Rp3,5 miliar.

Selain itu, pembangunan jalan beton di sejumlah wilayah pelosok termasuk poros Tompobalang–Bontomatinggi, Damma–Bontosomba, dan Tanete Bulu hingga perbatasan Gowa—diklaim menelan anggaran sekitar Rp28 miliar.

Pendidikan dan Penguatan Layanan Dasar

Meski mengakui adanya pengetatan dana transfer pusat, Chaidir menegaskan pemerintahannya tetap melakukan pembangunan dan rehabilitasi sekitar 68 unit sekolah dari tingkat PAUD hingga SMP dengan total anggaran sekitar Rp23 miliar.

Pemkab juga menyalurkan bantuan seragam sekolah bagi siswa SD dan SMP senilai Rp3,92 miliar.

Di bidang kesehatan, pemerintah daerah menyerahkan enam unit ambulans puskesmas, tiga unit ambulans RSUD Camba, serta dua unit kendaraan PSC 119 (mobil jenazah dan ambulans) dengan nilai sekitar Rp6 miliar.

Program penempatan satu perawat atau bidan di setiap desa/kelurahan turut diperkuat melalui penyerahan 47 unit motor operasional senilai Rp1,125 miliar.

Dukungan ke Sektor Pertanian

Pada sektor pertanian, CS–TA menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa 99 unit traktor roda dua, 101 unit traktor roda empat, 36 unit pompa air, 18 unit combine harvester, dan empat unit power thresher.

Sinkronisasi Program Nasional
Chaidir menegaskan pemerintahannya mendukung penuh program prioritas nasional atau Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden.

Ia menyebut Pemkab Maros telah memfasilitasi pembangunan 40 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung program makan bergizi gratis dengan sasaran sekitar 97.000 penerima manfaat.

Selain itu, pemerintah daerah memfasilitasi pembentukan koperasi Merah Putih di 103 desa dan kelurahan dengan 31 unit telah terbangun.

Untuk program sekolah rakyat, Pemkab Maros mengaku telah menyiapkan tiga titik lokasi sambil menunggu persetujuan pemerintah pusat.

Meski sejumlah capaian telah dipaparkan, Chaidir menegaskan pihaknya belum berpuas diri dan akan terus mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Maros.(**)

Share This Article
Leave a review