oleh

Umar Laune Pasau Bin Dio, Perum Perumnas Jangan Asal Bicara, Anda Beli Dari Mana

Gemanews-Maros-Umar Pasau H.Laune Cucu Pasau Bin dio menyatakan sangat menyayangkan Perumnas Yang Mengakui tanah hak Milik yang terletak Kampung Baniaga Desa Pettuadae, sekarang Kelurahan Taroada, Kecamatan Turikale dengan tindakan memasang Papan Bicara dan mengakui telah Ganti rugi Pembebasan objek tersebut

Pihak Ahli waris cucu pasau bin Dio Umar Memintah Pihak Perumnas Sulsel untuk tidak Asal Pasang papan bicara diatas tanah adat Milik Pasau Bin dio. Itu bukan tanah anda, itu tanah Pasau bin Dio tanah adat, jangan dengan cara-cara tidak masuk akal mengklaim tanah orang Anda beli dari mana ungkapnya

Lanjut Umar Laune , “buktikan dasar Pembelian kalau anda memang sudah membeli lokasi tersebut, Perumnas beli dari mana? Dan Apa dasar anda mengakui bahwa lokasi tanah yang terletak depan showroom Haji Kalla Maros tersebut milik anda dengan memasang spanduk serta dengan menakut-nakuti pemilik tanah Ahli waris Pasau Bin Dio H.Laune selaku orang tua kami”

Menurut anak H.Laune Umar yang yang ditemui gemanews.id, mengaku belum menerima dana pembebasan lahan tersebut yaitu Lokasi tanah yang diklaim perumnas. “Lokasi milik nenek kami mempunyai bukti berdasarkan pemecahan sertifikat SHM No.531 Pattuada e ( REF, SHM No.0252 / Taroade, terletak di Kampung Baniaga Desa Pettuadae, sekarang Kelurahan Taroadae, Kecamatan Turikale. Dasar kepemilikan itu diperkuat dengan adanya surat pernyataan atas Warka lahan yang menyebutkan kalau Pasaung bin Dio adalah selaku pemilik lahan 165 hektar di Turikale,” tegas anak H.Laune kepada wartawan media online

Terpisah  Manejer perum perumnas Sulsel bidang pertanahan Hani telah mengakui Objek pembagunan perumnas yang terletak Kampung Baniaga Desa Pettuadae, sekarang Kelurahan Taroadae, Kecamatan Turikale Maros telah kami bayar

Adapun objek tanah kami bayar sesuai bukti sehingga kami bayar pembebasannya ungkap Saat di temui media online gemanews.id, di kantor perum perum perumnas di BTP Makassar berapa hari yang lalu ungkapnya(**)