Gemanews.id-Makassar — Polda Sulawesi Selatan memastikan proses pemulangan seluruh jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 berlangsung aman hingga tiba di daerah tujuan masing-masing.
Salah satu jenazah yang mendapatkan pengawalan ketat adalah Muh Farhan Gunawan, yang dipulangkan ke Malili, Kabupaten Luwu Timur. Pengamanan dilakukan untuk memastikan perjalanan jenazah dan pendampingan keluarga korban berjalan lancar.
Jaminan pengawalan tersebut disampaikan di tengah situasi wilayah Luwu Raya yang dilaporkan mengalami peningkatan aktivitas unjuk rasa terkait tuntutan pemekaran wilayah.
Berdasarkan laporan, aksi di sejumlah titik sempat berdampak pada akses lalu lintas menuju kawasan tersebut.
Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro menegaskan bahwa jajaran kepolisian mengambil tanggung jawab penuh dalam mengawal pemulangan jenazah serta memberikan pendampingan kepada keluarga korban hingga prosesi pemakaman selesai.
“Seluruh korban akan kami kawal dalam proses pengembaliannya,” ujar Djuhandhani saat ditemui di Biddokkes Polda Sulsel, Jalan Kumala, Makassar, Sabtu (24/1/2026).
Ia menjelaskan, pengamanan tidak hanya difokuskan pada perjalanan jenazah, tetapi juga pada keselamatan dan kenyamanan keluarga korban selama proses pemulangan.
“Kami memastikan keluarga korban mendapatkan pengawalan hingga proses pemakaman di lokasi tujuan masing-masing,” katanya.(**)
