Ad imageAd image

Citra Institusi Kepolisian Kembali Menjadi Sorotan, Anggota Samapta Polda Sulsel Tewas Misterius di Asrama

admin
By admin 437 Views Add a Comment

Gemanews.id-Makassar-Citra institusi kepolisian kembali menjadi sorotan setelah seorang anggota Direktorat Samapta Polda Sulawesi Selatan, Bripda Dirja Pratama (19), meninggal dunia dalam kondisi mencurigakan di asrama.

Hingga kini, penyebab kematian bintara remaja tersebut masih dalam penyelidikan internal.

Kasus ini tengah ditangani Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) yang telah memeriksa sedikitnya enam personel polisi guna mengungkap kronologi dan penyebab pasti kematian korban.

Ad imageAd image

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban sempat dilarikan ke RSUD Daya Makassar sebelum kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar pada Minggu (22/2/2026) untuk penanganan lanjutan sekaligus proses autopsi.

Ayah korban, Aipda Muhammad Jabir, yang juga anggota Polri di Polres Pinrang, mengatakan keluarga masih menunggu kepastian medis terkait penyebab kematian putranya.

“Kami institusi Polri menunggu keputusan dari rumah sakit, dalam hal ini penanganannya. Untuk tindak lanjutnya nanti ada hasil,” ujar Jabir kepada wartawan, Minggu (22/2/2026).

Ad imageAd image

Jabir menegaskan, putranya merupakan bintara remaja yang baru lulus pendidikan dan belum lama bertugas di Direktorat Samapta Polda Sulsel.
“Namanya itu Dirja Pratama.

Dia baru lulus polisi,” katanya.
Meski demikian, pihak keluarga mulai menaruh kecurigaan setelah melihat kondisi jenazah korban.

“Itu yang kami pertanyakan (dugaan penganiayaan), karena ada darah keluar dari mulutnya. Ini almarhum tinggal di Polda, di bagian belakang, di asrama,” ungkapnya.

Menurut Jabir, sebelum kejadian kondisi korban dalam keadaan sehat. Bahkan pada Minggu dini hari, Dirja masih sempat berkomunikasi dengan ibunya tanpa mengeluhkan gangguan kesehatan.

“Tadi subuh komunikasi sama ibunya masih baik, tidak ada mengeluh sakit,” tambahnya.
Sementara itu, Kabid Propam Polda Sulsel, Kombes Zulham Efendy, membenarkan pihaknya tengah mendalami kasus tersebut. Pemeriksaan terhadap sejumlah anggota dilakukan untuk memastikan fakta yang sebenarnya.

“Lagi kita dalami, ada beberapa orang kita periksa untuk memastikan. Sudah enam orang kami periksa,” ujarnya.

Dirja diketahui sempat mendapatkan penanganan medis di RSUD Daya pada Minggu pagi, namun dinyatakan meninggal dunia saat pemeriksaan berlangsung. Saat ini jenazah berada di RS Bhayangkara Makassar untuk menjalani autopsi.

“Kami menunggu hasil autopsi dan juga menunggu hasil pemeriksaan beberapa orang yang kita periksa,” jelas Zulham.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kematian Bripda Dirja Pratama belum dapat dipastikan dan masih menunggu hasil autopsi serta pendalaman Propam.

Polda Sulsel diharapkan membuka proses penyelidikan secara transparan guna menjawab keraguan publik dan keluarga korban.(**)

Share This Article
Leave a review