oleh

Akbar Endra : Akbar Polo Anak Wartawan Yang Jadi Aktifis dan Wartawan

-Makassar-673 Dilihat

gemanews.id-Makassar-Ayah Akbar Polo Hasan Noma (almarhum) adalah seorang wartawan yang istiqamah di zamannya. Ia membesarkan putranya Akbar Polo dari kehidupan Sederhana sebagai wartawan.

Akbar Polo disekolahkan hingga menyelesaikan strata 1 di Fakulras Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Veteran Republik Indonesia Sekarang Universitas Pejuang Republik Indonesia, Makassar Sul-Sel.

Semasa kuliah, Akbar Polo dikenal sebagai aktifis yang kritis. Bahkan ia pun dipilih di kampusnya menjadi Ketua BEM UVRI/UPRI Makassar.

Sebagai aktifis Mahasiswa, Akbar juga aktif menjadi wartawan Tabloid Gema, media lokal yang didirikan M.Sam Zaiyani Hasan Noma ayahnya.

Hasan Noma menggembleng Akbar Polo menjadi wartawan. Dengan bekal ilmu jurnalistik dari ayahnya, Akbar Polo melanjutkan misi perjuangan ayahnya: berjuang hidup sebagai wartawan, hidup sebagai wartawan dan membela kebenaran sebagai wartawan.

Keterangan Poto: demo Dibundaran Hi Jakarta, kasus Cicak vs Buaya Jilid.ll

 

Jadi, dari rekam jejaknya itu: pernah aktifis mahasiswa, Ketua BEM UVRI/UPRI. Berkat Pemikirannya dia memenangkan duaLisme Kampus UVRI Sehingga Beruba Nama Menjadi UPRI, dan CEO PT GEMA NEWS, Akbar Polo bukan seorang pejuang abal-abal apalagi sebagai orang gila, seperti yang dituduhkan oleh media online “porosmaju.id”.

Akbar Polo tak pernah mengidap penyakit jiwa, baik saat dia menjadi Ketua BEM, maupun saat dia menjadi wartawan dan sekaligus pemimpin media online “GemaNews.id”. Akbar Polo juga tidak gila saat dia memimpin Ormas GEMPAR Nkri Sampai hari ini. yang getol menyuarakan pemberantasan korupsi dan melawan ketidak adilan di negeri ini.

Salah seorang sahabat Akbar Polo bernama Akbar Endra, yang mengenal Akbar Polo sudah puluhan tahun. Bahkan kedua orang tua mereka bersahabat.

Ayah Akbar Endra, Andi Hasanuddin Sultan, adalah sahabat karib dari Hasan Noma. Dan saking bersahabatnya, keduanya juga memberi nama putranya nama yang sama: Akbar dan menempa keduanya menjadi wartawan.

Akbar Endra menjelaskan, bahwa Akbar Polo bukan seorang yang gila. Kata Akbar Endra, dirinya sudah mengenal watak Akbar Polo sebagai seorang yang gigih berjuang Untuk Rakyat kecil.

“Polo adalah sosok aktifis, pejuang sejati Pro Rakyat Kecil Tertindas dan wartawan yang memiliki wadah. Dia memperjuangkan kehidupan keluarganya dan juga membela kebenaran. Jangan musuhi Polo, bersahabatlah dengannya,” kata mantan Anggota DPRD Maros dua periode itu

Politisi Partai Demokrat tersebut menambahkan, dirinya kenal siapa Akbar Hasan Noma yang biasa di panggil Akbar polo itu.

“Orang tua saya bersama orang tua Akbar Polo, Om Hasan Noma (almarhum) adalah sahabat dan sama-sama wartawan di masa orde lama dan orde baru, sama pernah jadi pengurus dan anggota PWI. Mereka bersahabat. Om Hasan Noma mendidik Polo dengan kepribadian, sosok yang ulet dan sederhana,” ungkap Akbar Endra.

Akbar Polo adalah putra dari Almarhum Hasan Noma, salah satu wartawan senior dan pernah jadi pengurus PWI Sulsel.

Hasan Noma pada masa era orde baru, memiliki Tabloid Gema, kini menjadi media oline gemanews.id Misi dan idealisme jurnalistik Hasan Noma, kini dilanjutkan oleh putranya Akbar Hasan Noma atau sering disapa Akbar Polo.

“Dia anak wartawan, dibesarkan dan disekolahkan oleh seorang wartawan yang sederhana. Dia beri warisan bukan harta, tapi semangat sebagai wartawan,” ucap Akbar Endra(**)