oleh

Kurang Lebih 14 Tahun Mengabdi Sebagai Pegawai Honorer di Pemkot Makassar Diberhentikan, Walikota Makassar Ingkar Janji

Gemanews.id-Makassar-Salah seorang pegawai honorer di Pemkot Makassar selama  kurang lebih 14 tahun mengabdi harus diberhentikan adanya penerimaan lewat Laskar pelangi Perekrutan pegawai Honorer tahun 2022, di era walikota Makassar sekarang Danny Pomanto.

“Pihak DPP Gempar NKRI,dalam waktu dekat akan mengirimkan surat ke menpan RB RI di jakarta dan komisi ll DPR RI,” kata Akbar polo.

Istrinya tidak diluluskan diseleksi laskar pelangi perekrutan pegawai honorer Pemkot Makassar tahap l dan ll. Padahal pemerintah pusat lewat Kemenpan-RB memberi batas penyelesaian pegawai non-ASN atau honorer sebelum 28 November 2023. Pemkot Makassar disebut masih punya waktu melakukan evaluasi untuk pemetaan.

Ditambah lagi adanya peryataan  Danny Pomanto dihadapan wartawan di rumah pribadinya jalan Amirullah, dia mengatakan  tidak akan mengorbankan pegawai honorer lama mengabdi Buktinya  tidak sesuai ucapannya walikota Makassar tegas Akbar polo.

Sementara Kepala Bidang Pengadaan dan Informasi BKPSDM Kota Makassar Ilham Rasul mengaku Laskar Pelangi masuk kategori outsourcing meski diakui konsepnya beda yang ditetapkan Pemerintah Pusat.

Serta laskar pelangi masuk outsourcing dalam artian menggunakan jasa orang per orang meski bukan melalui perusahaan atau pihak ketiga tandasnya.

Menanggapi hal itu wakil ketua umum DPP Gempar NKRI, Askari yang di temui Awak media ini,Sangat menyayangkan sikap Pemkot Makassar melakukan perekrutan honorer baru lewat nama baru laskar pelangi pemkot makassar.

Padahal pemkot makassar telah melabrak aturan Menpan RB RI , ingin membubarkan Pegawai honorer di tahun 2003 dan itu sangat bertentangan dengan aturan kementerian Menpan RB RI.

Faktanya siapa orang yang berani kritik kepemimpinan dia selaku walikota Makassar ingkar janji telah memutuskan kontrak pegawai honorer seperti dialami salah satu istri jurnalis online gemanew.id.Sitti Aisyah,sudah menjadi korban ungkap Akbar polo

Lanjut Akbar Polo ini Salah Satu bentuk Pemimpin yang tidak pantas di ikuti Pemimpin yang di ada di Sulsel, Kerna dia seorang pejabat negara yang pendendam bukti kami yang kritik,istri kami dia korbankan,orang seperti ini tidak layak lagi  mejadi pemimpin kedepan di Sulsel ungkap Akbar Polo

Dalam waktu dekat DPP Gempar NKRI akan melakukan aksi besar-besaran terkait perekrutan honorer lewat laskar pelangi(tim)