oleh

Bupati Maros Promosi Kopi Mallawa ke Peserta di Ajang Konferensi Lingkungan Hidup Asean

-Nasional-365 Dilihat

Gemanews.id-BOGOR – Tak hanya promosi wisata, Bupati Maros, Chaidir Syam yang menjadi salah satu pembicara dalam ajang Konferensi ASEAN Heritage Parks (AHP) ke-7 di Bogor, Jawa Barat, juga mempromosikan kopi Mallawa ke para peserta.

Chaidir mengaku, Kopi Mallawa saat ini sudah siap bersaing di kancah internasional, layaknya kopi lokal dari daerah lain. Olehnya, ia pun tak malu membawa bingkisan kopi Mallawa untuk diperkenalkan di setiap acara yang dihadirinya.

“Ajang diikuti 11 negara Asean dan beberapa negara dari Eropa. Nah ini Kesempatan juga buat kita untuk memperkenalkan Kopi Mallawa ke peserta,” katanya, Kamis (03/10) kemarin.

Dalam kesempatan itu, Chaidir memberikan bungkusan kopi Mallawa ke sejumlah peserta konferensi. Salah satunya ke perwakilan dari Negara Eropa. Chaidir meminta agar kopi yang diberikannya itu, bisa dibawa ke negara asal mereka.

“Iya ada tadi dari perwakilan eropa salah satunya. Kami minta dicoba sekaligus nanti bisa dibawa pulang ke negaranya untuk diperkenalkan di sana, kalau ini kopi Mallawa dari Maros,” ujarnya.

Menurut Chaidir, upaya melestarikan alam dan keanekaragaman hayati, juga harus dibarengi dengan mendorong produk-produk lokal unggulan agar sumber daya alam bisa juga membawa manfaat ekonomis ke masyarakat.

“Produk kopi Mallawa yang sedang kita dorong go internasional ini, juga merupakan upaya Pemerintah dalam pelestarian lingkungan dan keanekaragamana hayati,” lanjutnya.

Dengan adanya produk unggulan itu, kata dia, masyarakat lokal akan terdidik untuk memanfaatkan potensi sumber daya alam mereka tanpa harus merusaknya. Terlebih, jika produk itu bisa menjadi komoditas utama dari kegiatan ekonomi mereka.

Saat inipun, Chaidir menyebut, pihaknya terus mendorong agar produk kopi Mallawa bisa terus bersaing di pasaran. Ia bersama Wakil Bupati, Suhartina Bohari tak henti-hentinya memberikan pelatihan ke petani kopi di Mallawa agar menghasilkan produk yang terbaik.

“Saya bersama bu Wakil sangat serius untuk menjadikan kopi Mallawa kita ini menjadi produk yang nantinya menembus pasar internasional. Jadi kita fokuskan dulu ke petaninya agar menghasilkan yang terbaik,” pungkasnya.(**)