Gemanews.id-Makassar — Seorang oknum pengawai Dispenda Provinsi Sulsel, diduga bertugas Samsat,berinisial EQ membantah keras tudingan yang beredar di media sosial maupun sejumlah media online terkait dugaan keterlibatannya dalam praktik jual beli STNK palsu.
EQ menegaskan bahwa informasi yang dimuat oleh beberapa media online tersebut tidak benar dan merupakan hoaks ingin merusak nama besar keluarga kami.
Saat ditemui media ini, pada Minggu malam (25/1/2026), EQ, mengklarifikasi,menyatakan dirinya tidak pernah terlibat dalam aktivitas ilegal sebagaimana yang dituduhkan kepadanya.
Ia juga membantah pemberitaan yang menyebut dirinya akan melawan media, seperti yang dimuat oleh salah satu media online.
“Semua tuduhan itu tidak benar. Saya tidak pernah terlibat jual beli STNK palsu, dan saya juga tidak pernah menyampaikan pernyataan akan melawan media,” ujar EQ kepada wartawan.
EQ menyayangkan beredarnya informasi yang menurutnya tidak akurat dan berpotensi mencemarkan nama baik dirinya, termasuk institusi tempatnya bekerja.
Ia menilai informasi tersebut dapat menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.
Meski demikian, EQ menyampaikan bahwa pihaknya menganggap persoalan tersebut telah selesai dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran ke depan.
Ia berharap rekan-rekan media dapat lebih bijak dan melakukan verifikasi secara menyeluruh sebelum menyampaikan informasi kepada publik.
“Kami menganggap persoalan ini sudah selesai. Ini menjadi bagian dari proses dan pembelajaran bagi kami ke depan,” tutupnya.(**)
