oleh

Tindakan Represif Aparat Kepolisian Terhadap Mahasiswa, Menjadi Isu Utama Pada Pertemuan BEMNUS ke- XII

gemanews.id,Makassar-Kegiatan yang dihadiri oleh ratusan kampus dari berbagai daerah se- Indonesia tersebut membahas isu dari berbagai koordinator Daerah.

Terkhusus kornus Sulawesi Bem Nusantara yang menaungi beberapa korda di Sulawesi menyampaikan beberapa isu yang ada di wilayah sulawesi. Beberapa perwakilan dari setiap Korda mènyampaikan isu yang masih bergulir di setiap daerahnya.

Korda sulsel menyampaikan dua isu yaitu tindakan represif aparat kepolisian terhadap mahasiswa dan membebaskan mahasiswa yang ikut serta dalam aksi tanggal 24 sampai sekarang dan pemekaran wilayah yang ada di Luwu tengah.

Korda Sulteng juga menyampaikan isu di daerahnya tentang kasus penembakan yang ada di kampus UHO Atas nama Randy dan yusuf meninggal saat aksi demonstrasi .

Korda Sulbar juga menyapaikan isu di daerahnya tentang beberapa daerah terisolir belum dijangkau infrastruktur.

Dari beberapa isu yang disampaikan dari setiap korda sulawesi dan kornus, korda diberbagai nusantara di tampung oleh Korpus bem nusantara yang akan disampaikan ke pusat .

“Supaya output dari kegiatan Pra-temu Bem Nusantara yang diadakan di b
Bandung juga mendapat apresiasi dari berbagai Bem se- nusantara, saya berharap agar itu tersampaikan sesuai harapan kami dari Sulawesi Selatan ,”ujarnya Misbahuddin presiden Bem Stmik Akba.

Perwakilan asal Stimik Akba Misbahuddin menjelaskan bahwa inti dari pra temu ini ialah laporan evaluasi kordinator pusat(korpus) kordinator Nusantara (kornus) dan kordinator Daerah (korda), di lanjutkan dengan pemilihan tuan rumah temu BEM yang di gelar maret mendatang.

Adapun sistem pemilihan yang dilakukan oleh Presidium sidang dengan metode perwakilan dari setiap kampus untuk memilih tuan rumah di temu Bem Nusantara mendatang. Hasil rapat tersebut akhirnya memilih temu BEM akan di gelar di Surabaya,” katanya.(**)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Post Terkait