oleh

SAdAP : Satpol PP Kota Makassar, Tidak Memanusiakan Manusia Dalam Menegakkan Aturan PSBB

gemanews.id-Syarifuddin Daeng Punna atau yang biasa di sapa SAdAP Warga Kecamatan Manggala Kota Makassar , menilai sikap arogan Yang di Perliatkan satpol PP Makassar   berlebihan dalam menegakkan aturan PSBB Untuk Memutus Mata Rantai Penyebaran Virus Covid-19  di kota Makassar. Tidak ada dalam budaya bugis makassar seperti itu, menggunakan pemadam kebakaran lalu kemudian menyemprot ke dalam rumah/toko orang, meski ada aturan terkait hal itu sebaiknya tidak dengan cara seperti itu Yang  tidak  manusiawi, kita sesama manusia paham dengan kuadrat kita masing masing sebagai mahluk yang berakal terang SAdAP.

Saya sebenarnya riskan melihat ada aparat yang berbuat arogan Satpol PP Makassar , Sangat tidak sesuai dengan prinsip kemanusiaan dan nilai nilai kultur bugis makassar, sipakainge, sipakatau dan sipakalebbi ungkap SAdAP.

Melanggar aturan Penerapan PSBB  Covid-19 bukan sebuah tindakan pidana, jadi selama masih bisa ditindaki secara bijak menggunakan pendekatan yang lebih lembut lagi ketimbang menggunakan Mobil pemadam kebakaran untuk menyiram warga jelas SAdAP.

Banyak cara yang bisa dilakukan dalam menerapkan aturan PSBB Covid-19  di kota makassar, misalnya beri teguran dan juga sanksi bila terulang, saya juga ingatkan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Makassar.agar tidak arogan dalam menindaki masyarakat,  harus bisa memanusiakan sesama manusia tutup SAdAP Kepada Gemanews.Id

Imam Hud Kasat Pol PP Kota Makassar, Yang Ingin Dikompermasi gemanews.id lewat Selularnya dan Whatsapp nya Terkait Pemberitaan naik Ini.tapi tidak sempat Diangkat Sampai Naiknya berita ini(**)

Post Terkait